Meneruskan Tradisi Salaf

 


Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin memiliki cara tersendiri dalam berkumpul dan bersama dengan masyarakat sekitar. Acara dikemas dengan doa bersama dan musyawarah yang dikenal dengan lailatul ijtima.

Hal ini pula yang dilakukan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Sumberagung Sumberbaru Jember, pada Jum'at  (25/11/2023) malam. Kegiatan  rutin digelar malam Sabtu Kliwon dengan berpindah tempat, tergantung kebutuhan.


Rois Syuriah, Habib Ubaidillah Al-Khirid menuturkan, bahwa kegiatan rutin dilakukan untuk memperkokoh rasa persatuan dan persaudaraan  setiap Nahdliyin yang bergabung dalam lailatul ijtima. "Di antara nilai - nilai penting yang diajarkan oleh NU adalah sikap attawassuth, al-i'tidal, at-tawazun, attasamuh dan amar ma'ruf nahi mungkar". Sambut beliau

 


"Secara bergiliran kegiatan ini berpindah-pindah tempat. Dan kebetulan saat ini bertempat di balai desa Sumberagung yang kebetulan kepala desa Sumberagung Bapak Tugiran salah satu pengurus ranting.


Acara dimulai dengan pembacaan tawassul kepada muassis NU dan sesepuh pengurus yang sudah meninggal  yang dipimpin Ketua Tanfidz RNU Sumberagung, Ustadz Abdul Qohhar . Kemudian dilanjutkan pembacaan Rotibul Haddad.


 Acara doa  dipimpin Kiai Barrizi, Beliau Kyai Sepuh di Dusun Banjarjo Timur. Setelah doa disi dengan kajian aswaja yang di sampaikan Rais RNU Sumberagung, Habib Ubaidillah Al-Khirid

 

Pada kesempatan tersebut juga diisi dengan acara musyawarah yang dipimpin Gus Karom yang dibahas diantaranya terkait evaluasi program  PRNU Sumberagung dan berdirinya BUMNU RNU Sumberagung.

 

Redaksi : Helsum


Comments